Kamis, 14 Maret 2013

Honda Verza 150 Dongkrak Pasar Motor Sport AHM




Jakarta - PT Astra Honda Motor (AHM) berhasil meningkatkan pangsa pasarnya di segmen sepeda motor sport nasional pada bulan lalu menjadi 29,6% atau naik 7,2% dibandingkan dengan Februari 2012. Pencapaian ini ditopang oleh tingginya penjualan Honda Verza 150 yang pada bulan lalu terjual hampir 12.000 unit.

Berdasarkan data Asosiasi Industri Sepedamotor Indonesia (AISI), penjualan sepeda motor Honda di pasar domestik pada bulan lalu tercatat sebesar 400.665 unit atau berhasil mendominasi pangsa pasar sebesar 61,7% dari total pasar yang mencapai 649.434 unit.

Deputy General Manager Sales Division AHM Thomas Wijaya mengatakan kondisi pasar sepeda motor nasional masih cenderung lesu sehingga belum ada pertumbuhan permintaan signifikan dari konsumen. Namun demikian, khusus di segmen sepeda motor sport tercatat terjadi lonjakan pertumbuhan penjualan yaitu sekitar 32,4% dari hanya 80.311 unit pada Februari 2012 menjadi 108.037 unit pada bulan lalu. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.020 unit atau 29,6% merupakan produk sepeda motor sport Honda.

“Terima kasih kepada konsumen yang telah memilih Honda Verza 150. Model ini pada bulan lalu terjual sebanyak 11.873 unit atau telah menyumbangkan sepertiga dari total penjualan sepeda motor sport Honda. Honda Verza 150 kami dedikasikan untuk mereka yang menginginkan motor sport dengan harga terjangkau tapi berperforma mesin tangguh, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Honda Verza 150 dibekali mesin 150cc, 4-Langkah, SOHC, Silinder Tunggal, 5-Kecepatan yang telah menerapkan sistem suplai bahan bakar injeksi (PGM-FI/Programmed Fuel Injection). Model ini memiliki sudut kemudi yang lebar (90°) sehingga mampu bermanuver lincah di setiap kondisi jalan. Honda Verza 150 juga mengadopsi sistem suspensi ganda yang kuat dan tangguh (heavy duty twin suspension) untuk menunjang beban optimal sebagai kendaraan sehari-hari, baik pribadi, bersama keluarga maupun untuk keperluan usaha dalam berbagai kondisi jalan.

Selain Honda Verza 150, tingginya pertumbuhan pangsa pasar motor sport Honda pada bulan lalu juga ditopang oleh pencapaian penjualan Honda CB150R StreetFire sebesar 12.285 unit yang diluncurkan ke pasar lebih awal dibandingkan Honda Verza 150. Model sepeda motor sport Honda lainnya juga tetap mendapat penerimaan positif dari konsumen yang terlihat dari pencapaian penjualan Honda New MegaPro sebesar 4.025 unit, Honda Tiger sebesar 1.016 unit, dan Honda CBR series sebesar 2.821 unit.

70% Pangsa Pasar Skutik Sementara itu, di segmen skutik AHM semakin memperkokoh posisinya sebagai Raja Skutik setelah pada bulan lalu berhasil menjual sebanyak 284.682 unit. Dengan angka ini AHM berhasil menguasai 70% kue pasar skutik nasional pada bulan Februari.

Honda BeAT series masih menjadi penyumbang terbesar penjualan skutik Honda dengan kontribusi sebesar 51,7% dengan angka penjualan 147.193 unit. Honda Vario series menjadi penyumbang terbesar kedua dengan angka penjualan 114.124 unit, diikuti oleh New Honda Scoopy FI sebesar 14.083 unit, Honda Spacy series sebesar 8.673 unit, dan Honda PCX sebesar 609 unit.

“Masyarakat memilih skutik Honda karena memang mereka sudah membuktikan sendiri ketangguhan dan performanya serta desainnya yang paling stylish dan konsumsi bahan bakarnya yang hemat. Ditambah jaringan purna jual Honda yang luas, menjangkau hampir semua kawasan di Tanah Air.”

Di segmen bebek, posisi Raja Bebek tetap tak tergoyahkan selama bertahun-tahun. Pada bulan lalu sepeda motor bebek Honda tercatat terjual sebanyak 83.963 unit atau 62,3% dari total pasar sepeda motor bebek nasional. Penjualan motor bebek Honda disumbang oleh Honda Supra series sebesar 38.716 unit, Honda Revo series sebesar 31.273 unit, dan New Honda Blade sebesar 13.974 unit.

“Terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang tetap menyambut dengan positif segala inovasi produk dan layanan kami. Kami semakin termotivasi untuk terus menemani masyarakat mencapai mimpi melaui produk dan layanan terbaik kami.”

Minggu, 24 Februari 2013

Modifikasi Honda CB150R : Garang Euy !!

Bagi pemilik Honda CB150R, menentukan ide modifikasi Honda CB150R miliknya saat ini tidaklah mudah, karena meskipun CB150R telah resmi dijual oleh Honda Indonesia, tetapi CB150R termasuk barang baru di dunia roda dua tanah air yang tentu saja belum banyak pemiliknya. Untuk itu, sebagai bahan referensi sobat pemilik CB150R yang ingin melakukan sedikit modif pada motornya, bisa mencoba konsep modif dari Bro Hadi, konsep nya terlihat seperti CB150R Street Fighter style dengan sedikit ubahan tapi hasilnya cukup garang ;-)

FYI, Honda CB150R memiliki spesifikasi yang cukup bertenaga dikelas motor sport 150cc di Indonesia, berbekal mesin DOHC 150cc, 4 valve, single cylinder, dan 6 gigi percepatan, CB150R memiliki tenaga sebesar 17,0 PS pada kintiran mesin di rpm 10.000.
Modifikasi Honda CB150R bro Hadi, sederhana tapi garang euy !!!

modifikasi honda cb150r

modifikasi honda cb150r – gambar courtesy : motorplus.otomotifnet.com
Part modifikasi apa yang membuat motornya bro Hadi terlihat garang? terlihat bagian kaki-kaki, dan suspensi depan yang telah menggunakan part motor lainlah yang telah membuat modif motor ini terlihat sukses, dibantu dengan ukuran pelek, ban dan juga swing-arm comotan yang telah merubah total penampilan si CB150R 2013 ini dari yang asalnya terlihat ramping :-D kini terlihat berotot bin garang,

Laku apa saja detail ubahan yang lain yang telah dilakukan oleh pemilik CB150R ini? sepertinya banyak, contohnya bisa dilihat modif single seater yang sporty dan stang yang lebih lebar, tetapi untuk rangka tralis masih dipertahankan. Bagi sobat yang ingin melakukan modif pada Honda CB150R milik pribadi, bisa meniru konsep CB150R nya bro Hadi, jika kebetulan di Bali, bisa hubungi bro Hadi karena beliau juga dikabarkan memiliki dealer motor. Untuk info selengkapnya mengenai part modif CB150R ini, bisa mengunjungi sumbernya di sini. Selamat berkreasi

Rabu, 23 Januari 2013

Parade Desain Modifikasi Honda CB150R dan Yamaha New V-ixion

Setidaknya, ini yang bisa MOTOR Plus dan beberapa modifikator tawarkan buat sobat yang kepincut duo sport terbaru dari dua pabrikan motor raksasa di Tanah Air. Iya, Honda CB150R Streetfire dengan Yamaha V-ixion Lightning. Disebut Raja karena V-ixion cukup menguasai pasar kelas sport menengah 150 cc. So, mungkin juga CB150R bisa saja bertarung buat memperebutkan gelar Raja bersaing dengan V-ixion..

Tawaran ide desain modifikasi ini dibuat beberapa modifikator dan juga airbrusher ternama di Tanah Air. Yaitu; Johny Lipurnomo dari Custom World, Santoso ‘Yayank’ Gunawan dari 909 Hot Matic, Yustinus Erwan Santoso alias Iyoes dari Insan Motor, Jaedun Muktar dari JJ Airbrush dan Tomi Gunawan dari Tomi Airbrush.

Siapa tahu, suguhan desain yang dihadirkan ini bisa jadi acuan buat modif ketika sobat menebus salah satu pacuan ini. Menariknya, hampir semua desain yang ditawarkan pun seakan tak lari dari genre pacuan yang usung konsep streetfighter itu. Kecuali, V-ixion desain dari Iyoes yang berfairing Silakan dilirik ya! (motorplus-online.com)
CUSTOM WORLD = CB150R
Ketika ditawarkan membuat konsep desain modif, Johny amat antusias. Terutama, untuk desian CB150R. “Masih banyak yang bisa dimainkan untuk CB150R. Terutama di bagian kaki-kaki. Sayang kalau motor desainnya sudah bagus tapi kaki-kaki terlihat kurus,” sebut pria ramah berkacamata itu. Hasilnya, seperti yang sobat lihat di atas ini.

CUSTOM WORLD – CB150R
Konsep kaki-kaki buat CB150R ini, mengusung model pro arm buat bagian belakang. Sesuai dengan keinginan, maka pilihan ban yang dipakai cukup lebar buat temani pelek palang 10 yang diusung. Begitu juga upside down depan usung dari Ohlins. Selebihnya, bisa bermain pernik variasi agar konsep lebih menonjol. Misalnya, frame slider atau engine gurad bak kopling.
909 HOT MATIC - CB150R
Konsep streetfighter modern coba ditawarkan Yayank buat di CB150R ini. Selain mengusung single seater, buat bagian belakang disesaki kaki tunggal alias pro arm seperti di Honda CB1000. Setang aplikasi gaya fatbar, cocok dengan upiside down depan. “Tapi, sasis tubular tetap dipertahankan agar tidak menghilangkan identitas CB150R,” ujar modifikator ramah ini.
909 HOT MATIC - V-IXION
Yayank menyuguhkan konsep café racer modern melalui V-ixion Lightning. Upside down depan dipadu dengan setang model jepit. Tapi, untuk kaki belakang, Yayank mengaplikasi tubular swing arm. Knalpot pun coba dipasang di bawah jok. Pemakaian undercowl spoiler di bawah mesin dipakai agar mesin lebih berisi dan seimbang dengan bodi atas.

TOMI AIRBRUSH - CB150R
Tomi coba menawarkan konsep grafis simpel bergaya Honda Repsol. Jadi menurutnya, desain ini bisa dipakai buat modifikasi pabrikan atau modifikator perorangan. “Karena konsep yang ditawarkan ini mengarah ke sporty tapi tetap bergaya pabrikan,” bilangnya. Tapi, melihat desain sasis, tergolong radikal ya! Paduan deltbox dan teralis.

TOMI AIRBRUSH - V-IXION
Buat desain New V-ixion, Tomi coba tak ingin lari jauh dari konsep Yamaha yang selalu mengacu ke Sporty dan high-tech. Untuk grafisnya sendiri, Tomi juga mengacu ke grafis yang jadi grafis kebanggaan pabrikan berlogo Garputala itu. Jadi, antara desain bodi dan grafis saling mendukung. Apalagi, knalpot berada di baian bawah sasis belakang.

JJ AIRBRUSH - CB150R
Melalui CB150R, Jeje alias Jaedun coba mengangkat simbol Honda yang mengusung logo sayap tunggal. Logo ini dipadu grafis dan warna yang ceria. Ya, pemakaian warna biru, putih dan dominan merah seakan membalut seluruh bodi. Apalagi, frame alias sasis juga sudah beri kelir berwarna merah.

JJ AIRBRUSH - V-IXION
Grafis yang menjadi ciri khas Yamaha dengan motif kotak-kotaknya coba dikembangkan lagi oleh Jeje. Sehingga kesannya tidak terlalu klasik, melainkan lebih modern usai dipadu grafis-grafis tajam. Pilihan warna, Jeje coba bermain kelir campuran orange-putih yang juga dipadu hitam dengan motif karbon. Buntut, bergaya single seater ditemai lengan ayun dengan konsep stabilizer dibagian atasanya.

INSAN MOTOR – CB150R
Ducati Panigale Streetfighter jadi acuan modif bagi Iyoes buat kembangkan desain CB150R. Desain ini juga dipadu dengan konsep Ducati Monster. Maka itu, sasis teralis tetap dipertahankan. Biar terkesan lebih kekar, pemakaian pro arm ikut dipasang. Begitu juga untuk peredam kejut depan usung upside down depan model radial. “Tapi, subframe sedikit dipotong,” bilangnya.

INSAN MOTOR – V-IXION
Masih usung Ducati Panigale sebagai acuan, tapi kali ini pakai model fairing buat V-ixion. Tapi, untuk lampu depan, coba memakai milik Minerva VX150. Menurutnya, lampu ini bisa membuat cover lebih sporty. Untuk kaki belakang, bisa mengusung model arm layaknya Suzuki GSX 600 atau Yamaha R6. Tapi, biasa juga pakai pro arm biar tampil lebih mewah kesannya. Buat suspensi depan, tentu akan lebih maksimal lagi jika mengaplikasi peredam kejut model upside down tipe radial.

Minggu, 20 Januari 2013

Komparasi New V-Ixion VS CB150R, Desain Sesuai Selera!


Selama satu minggu kedepan (14-18/1), ada suguhan menarik di kanal test. Kami akan menyandingkan Honda CB150R dan Yamaha New V-Ixion dalam beberapa komparasi. Kalau sebelumnya hanya ditulis terpisah, dengan artikel berantai ini diharapkan bakal lebih mudah membandingkan keunggulan yang ditawarkan oleh keduanya.

Ulasan komparasi ini dibagi dalam 5 bahasan terpisah yaitu, desain, fitur, handling, performa serta konsumsi bahan bakar. Pasti paling ditunggu masalah performa ya??? Sabar ya! Kali ini kita mulai dari desainnya terlebih dahulu.

Buat sebagian orang, ini masih jadi alasan memilih sepeda motor. Apalagi keduanya juga menawarkan desain yang mirip-mirip tapi secara konsep berbeda. Honda tampil dengan desain rangka teralis yang membuat area mesinnya nampak berisi.


Desain bodinya, mulai dari tangki hingga buntut terkesan lebih dinamis. Garis bodinya didominasi oleh garis-garis lengkung yang enak dipandang. Head lamp meruncing dan bagian buntut yang, peleknya palang enam dan sepatbor depannya serupa CBR250R.

Sedang Yamaha New V-Ixion lebih agresif. Garis-garis tajam membuatnya terlihat lebih kokoh. Sasis deltabox-nya yang menjadi dominan di bagian samping juga menambah simplisitas motor sport andalan Yamaha ini. Beberapa menjadi unggulan Yamaha adalah inovasi behel belakang yang menyatu dengan bodi, pelek lebar serta desain panel indikator yang lebih mungil dan nampak sporty tapi tetap fungsional.


Sebenarnya, untuk urusan desain sangat tidak mungkin di tentukan mana yang lebih baik. Keduanya mewakili selera calon konsumennya masih-masing. Ada yang suka futuristik seperti V-Ixion ada juga yang ingin tampil lebih elegan layaknya CB150R.

Bahkan ketika kami tanyakan desain kedua motor ini ke beberapa rekan, hasilnya sama saja. Ada yang suka Yamaha New V-Ixion, enggak sedikit juga yang memuji desain Honda CB150R. Yuk simak beberapa testimoninya.

Doni Tata Pradipta (22)
Pembalap yang tahun ini turun full sesion di Moto2 bersama Federal Oil Gresini ini, mengaku lebih suka tampilan New V-Ixion. "Lebih sporty dan garang, frame deltabox dan wheel-nya keren," tuturnya. "Kalau CB150R, saya lihatnya malah mirip V-Ixion lama," ungkap juara nasional Supersport 600cc 2012 ini.

Brulin Charles Edouard (24)
Salah satu testimoni istimewa datang dari Perancis. Freestyler bernama Brulin Charles Edouard ini memberikan penilaiannya lewat gambar yang kami kirimkan. "Dari depan saya suka yang putih (CB150R), " kata freestyler yang kerap beraksi dengan Honda CBR600R ini.

"Kalau yang merah (New V-Ixion) desainnya terlalu lancip dan bodi bagian belakangnya kaku. Saya kurang suka desain headlamp dan dudukan plat nomornya. Tapi saya suka lihat yang merah dari belakang. Lampu belakangnya bagus," tuturnya.

Alinka Hardianti (20)
Peslalom nasional sekaligus drifter wanita ini lebih suka New V-Ixion. "Gue lebih prefer Yamaha New V-Ixion. Dari desain keliatan beda sama model motor sejenis. Bagian belakang juga ada inovasi pada terutama bagian lampu yang lancip," akunya.

"Kalo Honda CB150R desainnya agak kaku dan kurang suka sama bentuk lampu utama dan seinnya. Tapi warna mesinnya yang hitama terlihat lebih maskulin," jelas Alinka saat dihubungi via telepon genggamnya.

Fryda Rosita Dewi (26)
"Dilihat dari foto, Yamaha New V-Ixion lebih ramping. Ramping kesannya jadi more speed," ungkap Fryda yang berprofesi sebagai copywriter di salah satu advertising agency di Jakarta. "Sedang yang CB150R-nya kok mirip Honda Tiger," kata wanita yang selalu tampil stylist ini.

Gani Mulia (25)

Buat gitaris band Hello ini akan sulit membedakan kedua motor ini di jalanan karena desainnya mirip-mirip. "Tapi dari samping saya suka New V-Ixion. Lekukan bodi dan tangkinya tegas, kalau pria ya sixpack lah," candanya. "Kalau CB150R saat dijejerkan dengan V-Ixion jadi terlihat lebih gemuk," akunya. 

Chandra Selandia W

Dokter gaul yang gemar mengkoleksi mobil-mobil Volvo ini punya pendapat berbeda. "Desain bodinya sama-sama oke," aku pemilik nama lengkap Chandra Selandia ini. "Kalau CB150R saya suka sepatbor depannya, warnanya juga sama seperti tangki dan bodi jadi lebih manis," tutur ahli syaraf ini.

"Warna mesin Honda yang gelap membuat lebih gagah. Untuk pelek saya juga lebih suka desain CB150R terlihat sporty," tutur dokter yang praktek di Rumah Sakit Hosana, Narogong, Bekasi ini. "Kalau New V-Ixion saya suka knalpotnya. Tapi sayang headlamp-nya kurang suka, sudutnya terlalu kaku," tutupnya.

Rahadi Wibowo (30)

"Menurutku, New V-Ixion desainnya overall oke. Cuma desain dan posisi lampu depannya susah dicerna. Kaya orang nunduk gitu,"  ungkap Rahadi Wibowo, kepala bengkel Ducati Indonesia di kawasan SCBD Jakarta Pusat.

"Kalau CB150R jauh lebih proporsional desain bodinya, sayang kaki-kakinya terlalu kurus," jelas Rahadi yang lebih dikenal dengan nama "Erwe" di berbagai forum otomotif di dunia maya ini. (motorplus-online.com)

Kawasaki ER250 Siap Bikin Kejutan Januari Ini!



Kawasaki ER250 Siap Bikin Kejutan Januari Ini!
Ilustrasi: Kawasaki Z800 (Kawasaki)
Rabu, 16 Januari 2013 12:20
Otosia.com -
Kabar menggembirakan ini berkaitan dengan rencana pihak Kawasaki untuk melaunching street bike atau naked bike terbaru di bulan Januari ini. Perkiraan ini lebih cepat daripada prediksi beberapa insan bikers dan media otomotif. Seperti apa tampilannya?

Sketsa ER250
Kawasaki dengan line-up motor sport Ninja 250 cc secara fakta telah mampu merajai pasar Indonesia untuk kelas ini. Lantas gebrakan Kawasaki semakin 'menggila' dengan rencana dirilisnya ER250, pasalnya tagline motor ER sebelumnya ER6N hadir dengan mesin besar, 650 cc.

Hal tersebut sedikit menandakan ada hubungan dekat antara ER6N dengan ER250 yang akan menyusul segera dirilis Kawasaki. Memang belum ada kejelasan secara pasti tentang spesifikasi bahkan tampilan si baby ER6N ini. Namun di beberapa media otomotif telah mendapatkan sketsa tampilan ER250. 
Prototype ER250
Gambar. Prototype ER250 (motomalaya)
Namun, dari sketsa yang cukup bisa dipercaya itu memberikan indikasi bahwa nantinya ER250 akan memiliki tampilan gabungan antara Kawasaki Z800 dengan Kawasaki 250R. Keduanya merupakan jenis motor yang berbeda Z800 dengan jenis naked sport bike, sedangkan 250R bergaya sport bike-full fairing.
Kawasaki Z800 2013
Dari beberapa perbandingan sketsa yang ada dengan kedua jenis motor Kawasaki lainnya tersebut, nampak ada beberapa gabungan persamaan dengan detail ER250. Antara lain desain headlamp yang mirip dengan Z800, sedangkan persamaan dengan 250R yakni model tangki, desain jok, bentuk buritan (tail) serta pada desain knalpot (exhaust).
Kawasaki Ninja 250R
Kita tunggu saja gebrakan Kawasaki, apakah mampu lebih cepat diperkenalkan di Indonesia?

Popular Posts