About Me
Video Teknik
Part Catalog Honda
Situs Patut dikunjungi
Part Catalog All Motor
Part Catalog Mobil
Download Teknik Lainya
Calender
Blog Archive
-
▼
2013
(28)
-
▼
Juni
(7)
- Kembali Juara, Rossi: Saya Tak Percaya
- 2015, Suzuki Kembali Ramaikan MotoGP
- Asapi Duo Honda, Lorenzo Superior di Catalunya
- Cara melepas busi honda CB150R sekaligus cara memb...
- Terjatuh, Marquez Belajar dari Kesalahan
- VR46: Bautista Tak Mau Kehilangan Posisi
- Lorenzo Kuasai Mugello, Marquez & Rossi Sengsara
-
▼
Juni
(7)
Mobil Bekas
Minggu, 01 April 2012
Cara Menghitung dan membuat Ulir
Ini adalah data-data baut dan mur metrik yang diperoleh dari aplikasi rumus diatas,
Limbah Plastik Jadi BBM
Inovasi Tri Handoko tersebut menginspirasi hingga lintas daerah. Pemerintah Kota Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Banjarmasin pun melakukan studi banding. Sejumlah pengusaha menawarkan kerja sama bisnis.
Proses pemanasan ini menyebabkan perekahan pada molekul polimer plastik menjadi potongan molekul yang lebih pendek. Selanjutnya, molekul-molekul ini didinginkan jadi fase cair.
Cairan yang dihasilkan jadi bahan dasar minyak atau minyak mentah. Dengan destilasi ulang menggunakan temperatur berbeda, yakni mengacu pada titik uap, minyak mentah diproses menjadi premium atau solar.
”Jika suhu pemanasan yang digunakan di atas 100 derajat celsius, yang dihasilkan adalah zat yang mendekati atau memiliki unsur sama dengan premium. Tinggal mengembunkan lagi uapnya, kita dapat premium,” ujarnya.
Konsep dasarnya mengambil unsur karbon (C) dari polimer penyusun plastik. Polimer tersusun dari hidrokarbon, yakni rangkaian antara atom karbon (CO2) dan hidrogen (H2O). Untuk menghasilkan premium perlu rantai hidrokarbon dengan molekul lebih pendek, yakni C6-C10. Untuk menghasilkan minyak tanah dan solar perlu rantai hidrokarbon dengan molekul lebih panjang, yakni C11–C15 (minyak tanah) dan C16-C20 (solar).
Pada proses akhir perlu refinery, yakni pengolahan bahan baku minyak menjadi minyak siap digunakan. Caranya, dengan mencuci, penambahan aditif, mereduksi kandungan gum atau zat beracun, dan mengklasifikasikan atau mengelompokkan berdasarkan panjang rantai hidrokarbon. Untuk memproses limbah plastik menjadi bahan bakar yang dikehendaki perlu alat. Sekilas, bentuk alat mirip tripod kamera atau handycam dengan sejumlah kaki penopang. Yang diutamakan adalah fungsinya.
Alat pemroses
Bagi Tri, alat tak harus menggunakan material berkualitas tinggi. Alat bisa dibangun dari material bekas, disesuaikan kemampuan pembuat dan kapasitas limbah yang akan diolah. Alat yang dipakai bisa berbiaya Rp 650.000 hingga Rp 100 juta, tergantung kebutuhan.
Alat terdiri atas saluran pemasukan atau intake manipul dari besi. Fungsinya, memasukkan sampah plastik ke dalam tangki reaktor di atas tungku pembakar. Bahan bakarnya bisa limbah kayu bekas atau gas elpiji. Bahkan, juga gas metan hasil pembakaran sampah sehingga lebih ekonomis. Untuk memperoleh uap, tangki reaktor dihubungkan kondensor atau pengembun yang berada di atas tangki. Diperlukan minimal dua kondensor untuk memisahkan uap yang mengandung rantai molekul pendek dengan uap yang mengandung rantai molekul panjang. Penyaluran uap ini menggunakan pipa besi sehingga tahan suhu tinggi atau panas.
Selanjutnya, pada setiap kondensor dipasang pipa penyalur untuk mengalirkan embun dari uap yang dihasilkan. Tetes demi tetes embun ditampung dalam botol sebelum proses refinery. Begitulah rangkaian proses pembuatan minyak berbahan limbah plastik. Satu kg limbah plastik menghasilkan 1 liter bahan dasar minyak atau minyak mentah. Ketika diolah jadi premium atau solar, hasilnya tinggal 0,8-0,9 liter. Kotoran yang melekat pada plastik turut memengaruhi. Demikian pula kualitas plastik yang dipakai. Makin bagus kualitas plastik yang diolah, makin tinggi pula hasil yang didapat.
Sejauh ini, alat terbesar yang diaplikasikan di tempat pembuangan akhir berkapasitas 15 meter kubik per hari. Dana pembuatan alat ini sekitar Rp 50 juta, termasuk biaya destilasi ulang atau refinery secara terpisah.
Uji laboratorium
Hasil uji laboratorium SMKN 3 Kota Madiun menunjukkan, solar limbah plastik menghidupkan mesin pemotong rumput. Meski belum diuji coba pada kendaraan bermotor, premium limbah plastik telah diuji kromatografi gas pada laboratorium PT Sucofindo. Kepala SMKN 3 Kota Madiun Sulaksono Tavip Rijanto mengatakan, inovasi itu memenangi kompetisi Teknologi Tepat Guna tingkat kota, dan dipamerkan pada Toyota Eco-Youth VI Jakarta.
Manfaat yang lebih diharapkan dari inovasi adalah membantu mengatasi masalah lingkungan, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan tawaran solusi mencari energi alternatif.
Mobil Electrik
![]() |
“Ini merupakan prestasi yang luar biasa, pasalnya kita mampu menunjukan kepada publik bagaimana potensi teknologi powertrain elektrik mampu menghasilkan kecepatan yang tinggi dan berhasil memecahkan rekor yang dicetak Peugeot,” terang Rob Leupen, Direktur Bisnis Toyota Motorsport.
Selain itu, mobil elektrik besutan Toyota ini dilengkapi dengan teknologi powertrain listrik yang dapat memberikan torsi 800 Nm. Teknologi ini dapat menghasilkan mobil ini berakselerasi dari 0-100 km/jam dalam waktu 3,9 detik dan memungkinkan melaju hingga kecepatan 250km/jam.
Rencananya, Toyota Motorsport Gmbh ini akan mulai memproduksi dan memperkenalkan mobil ini tahun depan dengan powertrain yang menggunakan komponen EVO Elektrik.
Jumat, 30 Maret 2012
Memahami Prinsip Dasar Kerja Karburator LPG (Mixer)
Ada dua jenis Regulator yang dibedakan berdasarkan tekanan output terhadap tekanan udara (atmosfir), yaitu Regulator Bertekanan dan Regulator Zero Governoor.
Pada Regulator Bertekanan, tekanan output gas lebih tinggi dari tekanan udara (atmosfir). Jadi kalau kita buka di udara terbuka naple (output gas) dari Regulator ini, gas akan selalu keluar. Banyaknya gas yang keluar tergantung dari pengaturan tekanan dan besar lubang output (debit gas) pada Regulator. Yang termasuk jenis Regulator Bertekanan diantaranya adalah Regulator LPG untuk kompor. Pada Konverter Kit yang menggunakan sistem INJEKSI harus menggunakan jenis Regulator Bertekanan.
Pada Regulator Zero Governoor, tekanan output gas lebih rendah sedikit dari tekanan udara (atmosfitr), Kalau kita buka di udara terbuka naple dari Regulator ini, gas tidak akan keluar. Gas akan keluar jika ada penurunan tekanan di luar regulator (kita sebut dihisap). Banyaknya gas yang keluar tergantung dari besarnya penurunan tekanan luar dan besarnya lubang (orifice) pada Regulator ini. Pada Konverter Kit yang menggunakan Karburator Venturi harus menggunakan jenis Regulator Zero Governoor.
Sesuai dengan tujuan saya membuat blog ini adalah Hemat, maka saya tentukan untuk mengunakan Regulator LPG yang biasa digunakan untuk kompor rumah tangga. Harganya relatif murah dan mudah didapat, dengan segala kekurangannya. Saya juga menggunakan Karburator bensin yang termasuk Jenis Karburator Venturi untuk suplai gas dan udara, Alasannya Karburator bekas banyak dijual, dan kalau harus membuat sepertinya akan cukup mahal biaya yang harus dikeluarkan.
Karena Regulator LPG kompor termasuk jenis Regulator Bertekanan maka seharusnya kita mengunakan sistim Injeksi (menggunakan injektor). Injektor bahan bakar pada kendaraan adalah sistim yang cukup rumit dan relatif mahal, karena Injektor dikendalikan secara elektronik terprogram. Kecuali untuk Generator (Genset), sebuah Injektor tidak memerlukan kontrol elektonik, karena putaran mesin Generator selalu tetap tidak berubah-ubah tidak seperti pada mesin kendaraan.
Karena Karburator yang saya gunakan jenis Karburator Venturi maka seharusnya menggunakan Regulator Zero Governoor. Harga Regulator Zero Governoor cukup mahal dan itupun sulit didapat. Kalau membuat sendiri, ya sama saja mahal jatuhnya.
Apa Bisa Karburator Venturi menggunakan Regulator bertekanan? Ya Jelas TIDAK BISA.
Jadi bagaimana?
Solusinya adalah
1. Kita Modifikasi Karburator Venturi agar bekerja seperti (atau mendekati) sebuah Injektor gas LPG.
2. Kita Modifikasi Regulator LPG bertekanan agar bekerja seperti (atau mendekati) sebuah Regulator Zero Governoor.
Ini adalah jalan tengah agar Konverter Kit kita dapat berfungsi dengan baik.
Modifikasi Karburator Venturi menjadi Karburator LPG
Karena kita menggunakan Regulator LPG bertekanan rendah (setelah modifikasi) gas yang keluar MUTLAK harus diatur (dikontrol) menggunakan ALAT PENGATUR pada Karburator LPG kita.
Kalau tidak ada pengatur, akan ada gas LIAR tak terkontrol jumlahnya (walaupun cuma sedikit) yang membuat mesin jadi abnormal.
Karburator LPG mensuplai udara dan gas pada saat Putaran Idle ataupun saat Load Running. Kembali lagi ke pembahasan di atas maka pada Karburator LPG harus ada :
1. ALAT PENGATUR udara dan gas untuk Putaran Idle
2. dan ALAT PENGATUR udara dan gas untuk Putaran Load Running
Perhatikan skema dasar kerja Karburator LPG di atas. Udara dan Gas yang masuk ke dalam Karburator LPG kemudian diatur masing-masing oleh Alat Pengatur untuk menghasilkan campuran udara dan gas yang kemudian digunakan untuk Putaran idle dan putaran Load running.
Jadi sebuah Karburator LPG (harus) memiliki:
1. Alat pengatur udara untuk putaran idle (gambar 2)
2. Alat pengatur gas untuk putaran idle (gambar 2)
3. Alat pengatur udara untuk putaran load running (gambar 3)
4. Alat pengatur gas untuk putaran load running (gambar 3)
Jadi pastikan bahwa keempat alat pengatur ini ada dalam Karburator LPG kita.
Selasa, 13 Juli 2010
Penyetelan Carburator Motor Supra
Bagian-bagian Carburator :
1 16010-GBG-960 GASKET SET
2 16012-KEV-901 NEEDLE SET, JET
3 16013-883-005 FLOAT SET
4 16014-GN8-921 TOP SET
5 16015-GBG-960 CHAMBER SET, FLOAT
6 16016-KBA-900 SCREW SET
7 16022-KEV-900 VALVE SET, THROTTLE
8 16028-GC8-004 SCREW SET A
9 16040-GB0-911 GASKET SET
10 16100-KEV-901 CARBURETOR ASSY. (PB5AA)
11 16118-GB4-003 CAP, CABLE SEALING
12 16148-141-881 CAP, CHOKE DUST
13 16155-883-005 VALVE COMP., FLOAT
14 16165-GB6-761 HOLDER, NEEDLE JET
15 16175-GB0-911 CUP, FUEL STRAINER
16 16176-GB0-911 SCREEN, FUEL, STRAINER
17 16199-GB0-911 TUBE, AIR VENT
18 16199-428-771 TUBE, OVER FLOW
19 16951-KEV-900 BODY COMP., COCK
20 93500-03012-0H SCREW, PAN, 3x12
21 93892-04018-18 SCREW-WASHER, 4x18
22 94111-03000 WASHER, SPRING, 3 MM
23 95002-02650 CLIP, TUBE (B6.5)
24 99101-116-0720 JET, MAIN, NO. 72
25 99107-141-0380 JET, SLOW, NO. 38
Karburator salah satu komponen yang paling penting kalau motor kita ingin enak diajak jalan. Harus rajin-rajin membersihkan karburator.
Caranya:
1. Bersihkan filter udara/penampung debu.
Lepaskan filter udara yang terpasang pada mulut karburator, lepas busa filter lalu bersihkan dengan cairan pembersih, kemudian biarkan kering sendiri. Jangan dibersihkan dengan cara disemprot udara bertekanan tinggi, karena dapat menyebabkan rusaknya pori-pori busa filter tersebut.
2. Bersihkan karburator.
Buka karburator dengan cara melepas baut-baut pengikat, tutup karburator, katup cuk/choke, kran bensin. Gunakan kunci yang sesuai agar alat-alat tersebut tidak gampang dol. Lepas komponen-komponen karburator lalu tempatkan dalam wadah yang berisi cairan pembersih, biar gampang paka aja cairannya bensin. Lepas mangkok karburator, pelampung dan jarum pelampung, main jet, pilot jet, dan yang lainnya. Hati-hati terhadap parts yang kecil-kecil dan seal/karet pelindung, tempatkan dalam wadah yang mudah terlihat, agar nanti saat pemasangan tidak bingung mencarinya.
Jika sudah terlepas semuanya maka bersihakan karburator dengan kuas, lalu semprot lubang-lubangnya dnegan udara bertekanan tinggi. Gunakan amplas halus untuk membersihkan kotoran pada spuyer-spuyer, Jangan terlalu banyak mengamplasnya, karena dapat menyebabkan perubahaan ukuran diameter spuyer. Setelah bersih, pasang kembali spuyer-spuyer tersebut. Gunakan obeng spuyer dan pengecangannya jangan terlalu keras, cukup gunakan dua jari pada ujung obeng.
3. Setel tinggi pelampung.
Sebelum dipasang komponen-komponen karburator, jangan lupa untuk mengatur tinggi pelampung bensin dengan menggunakan jangka sorong/stigmat.
4. Rakit karburator.
Pasang kembali bagian-bagian karburator yang tadi dilepas. Rakit karburator dan filter udara dengan dipasangkan kembali pada lubang mesin. Lalu setel kongdisi langsam motor pada keadaan mesin hidup. Setel spuyer angin-angin dengan cara memutar searah jarum jam smpai mentok, lalu putar balik beberapa putaran sesuai dengan standar mesin atau kondisi mesin motor kita.
Setel juga baut penyetel langsam yang terletak di pinggir badan karburator. Setel pada keadaan panas mesin yang ideal. Setelan putaran mesin jangan terlalu rendah atau pelan, hal ini dapat menyebabkan oli tidak dapat naik karena tidak terpompa akibat rendahnya putaran mesin.
Popular Posts
-
Hiriko Berita menarik hadir dari dunia otomotif di Spanyol . Sebuah perusahaan otomotif di Spanyol berhasil mengembangkan Hiriko, sebu...
-
Tips mengatasi roda kemudi miring & penyetelan Toe In Toe out dengan bantuan alat sederhana Gambar. A Bagi yang punya mobi...
-
Berhubung ada yang pengen Tanya detail keunggulan dan system kerja VVT-i maka akan saya ulas kembali. Ulasan Total keunggulan VVT-i d...
-
Bagian-bagian Carburator : 1 16010-GBG-960 GASKET SET 2 16012-KEV-901 NEEDLE SET, JET 3 16013-883-005 FLOAT SET 4 16014-GN8-9...
-
PERSIAPAN SEBELUM MEMASANG BEARING 1.1. Permukaan tempat dudukan Bearing Pertama-tama bersihkan setiap tonjolan tajam (burrs), ser...
-
KOMPAS.com – General Motors dengan bantuan dana dari Pe...
-
Berikut tips cara merawat injeksi vixion. perhatikan isi minimum tangki: v-ixion sudah menggunakan pompa bensin di dalam tangki. maka ...
Blog Archive
-
▼
2013
(28)
-
▼
Juni
(7)
- Kembali Juara, Rossi: Saya Tak Percaya
- 2015, Suzuki Kembali Ramaikan MotoGP
- Asapi Duo Honda, Lorenzo Superior di Catalunya
- Cara melepas busi honda CB150R sekaligus cara memb...
- Terjatuh, Marquez Belajar dari Kesalahan
- VR46: Bautista Tak Mau Kehilangan Posisi
- Lorenzo Kuasai Mugello, Marquez & Rossi Sengsara
-
▼
Juni
(7)





